Buni Yani Minta Doa Karena Jadi Tersangka

 Buni Yani Minta Doa Karena Jadi Tersangka

Buni Yani Minta Doa Karena Jadi Tersangka dibantu share melalui artikel poker online indonesia , judi poker website pokerace77. Pengunggah video surat Al-Maidah, Buni Yani sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan selama 10 jam di Mapolda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Kombes Awi Setiyono mengatakan, Buni Yani ditetapkan sebagai tersangka lantaran menuliskan kata-kata provokatif di akun Facebooknya pada tanggal 6 Oktober 2016.

“Yang menjadi masalah adalah perbuatannya bukan memposting video, tapi perbuatan pidananya adalah menuliskan tiga  kalimat di akun FB-nya ini,” ujar Awi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/11) malam.

Awi pun membacakan kalimat tiga paragraf tersebut kepada awak media. Kata Awi, kalimat tersebut tidak ada dalam video yang diunggahnya. Berikut kalimat paragraf yang ditulis oleh Buni Yani dengan tangannya sendiri.

Buni Yani Minta Doa Karena Jadi Tersangka
Buni Yani Minta Doa Karena Jadi Tersangka

“PENISTAAN TERHADAP AGAMA?
“Bapak-Ibu (pemilih muslim).. Dibohongi Surat Almaidah 51 (masuk neraka) juga bapak ibu. Dibodohi”
Kelihatannya akan terjadi suatu yang kurang baik dengan video ini”.

“Tiga paragraf inilah berdasarkan saksi ahli meyakinkan penyidik yang bsrsangkutan melanggar pasal 28 ayat 2 UU ITE. Yang di dalam kurung itu ditambahkan sendiri,” ucap Awi.

Atas perbuatannya tersebut, Buni Yani dianggap telah melakukan pencemaran nama baik dan penghasutan SARA. Buni Yani diancam dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 28 ayat 2 UU NO 11 tentang ITE dan  pasal 45 ayat 2 UU NO 11 Tahun 2008 tentang ITE.

“Dipidana paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” kata Awi.

Buni Yani Minta Doa Karena Jadi Tersangka
Buni Yani Minta Doa Karena Jadi Tersangka

Buni Yani ditetapkan jadi tersangka dalam kasus dugaan penyebaran kebencian informasi SARA melalui media sosial oleh Polda Metro Jaya. Mendegar dirinya ditetapkan menjadi tersangka, Buni Yani merasa kaget. Hal ini diungkapkan oleh pengacaranya, Aldwin Rahadian kepada pewarta di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/11/2016).

Menurut, Aldwin Rahadian, kliennya merasa kaget dan memprotes statusnya yang dinaikan menjadi tersangka oleh Penyidik Polda Metro Jaya. Buni Yani juga meminta doa masyarakat bangsa ini dan kepada keluarga.

“Beliau (Buni Yani) barusan menitipkan pesan kepada keluarga, masyarakat bangsa ini mohon doanya, mohon doanya dan beliau kaget tiba-tiba dalam posisi keluar surat penangkapan dan itu otomatis tersangka,” kata Aldwin.

Saat penyidik menyedorkan surat penangkapan, Buni Yani menolak menandatanganinya.

“Beliau tidak mau menandatangani surat penangkapan sehingga dibuatkan berita acara penolakan karena hari ini lanjut pemeriksaan begitu,” imbuhnya.

Sampai berita ini diturunkan, Buni Yani masih berada di Mapolda Metro Jaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *