Upaya Makar di Demo 2 Desember 2016

Upaya Makar di Demo 2 Desember 2016

Upaya Makar di Demo 2 Desember 2016 dibantu share melalui artikel poker online indonesia , judi poker website pokerace77. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut adanya aksi makar pada demo 2 Desember nanti. Isu makar ditegaskan oleh Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto, sudah jelas dan nyata. Polisi juga sudah menerima laporan dari warga soal adanya upaya makar.

“(Makar) sudah itu jelas nyata, semua bisa melihat, semua bisa mendengar. Tapi kan tetap prosesnya sama kita lakukan penyelidikan dulu,” kata Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo.

Upaya Makar di Demo 2 Desember 2016
Upaya Makar di Demo 2 Desember 2016

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), makar punya beberapa arti: 1 akal busuk; tipu muslihat; 2 perbuatan (usaha) dengan maksud hendak menyerang (membunuh) orang, dan sebagainya; 3 perbuatan (usaha) menjatuhkan pemerintah yang sah.

Lebih jauh, makar diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana sebagai kejatahan terhadap keamanan negara, terutama di pasal 104, 107 dan 108, dengan ancaman hukuman mati. Pasal-pasal ini mengatur pidana kejahatan terhadap presiden dan wakilnya, dan juga ancaman pidana terhadap para penggerak makar.

Bunyi pasal 104: Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Bunyi pasal 107:
(1) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

(2) Para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Pasal 108

(1) Barang siapa bersalah karena pemberontakan, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun:

1. orang yang melawan pemerintah Indonesia dengan senjata;

2. orang yang dengan maksud melawan Pemerintah Indonesia menyerbu bersama-sama atau menggabungkan diri pada gerombolan yang melawan Pemerintah dengan senjata.

(2) Para pemimpin dan para pengatur pemberontakan diancam dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Dituturkan Ari, sudah masyarakat yang melapor ke kepolisian mengenai aksi makar itu. Pihak kepolisian kata Ari masih terus melakukan penyelidikan.

“Sudah ada (laporan). Ada pelapor. Ada masyarakat. Iya namanya penyelidikan (sudah dikumpulkan keterangan),” jelas Ari.

Sebelumnya, Wakapolri Komjen Syafrudin di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (22/11) menyebut intelijen juga menelusuri terkait upaya ini. Maka itu Mabes Polri belum bisa umumkan siapa yang terkait upaya makar.

“Intelijen yang lebih tahu. Intelijen satu pintu ke Kapolri dan Panglima TNI. Panglima kan sudah statemen kuat. Kegiatan itu kan dipantau oleh semua aspek ya, TNI memantau, Polri memantau, BIN memantau. Jadi biar mereka yang kerja,” ujar Syafrudin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *