Pria Bawa Golok di Aksi 2 Desember Lalu Ditangkap, Bukan Meninggal

Pria Bawa Golok di Aksi 2 Desember Lalu Ditangkap, Bukan Meninggal

Pria Bawa Golok di Aksi 2 Desember Lalu Ditangkap, Bukan Meninggal ini dibantu share melalui artikel poker online indonesia , judi poker website pokerace77 yang di copy dari detik.com . Beredar sebuah informasi di media sosial bahwa pria yang membawa golok yang diamankan di aksi damai 2 Desember lalu meninggal akibat penganiayaan. Polisi menegaskan informasi tersebut tidak benar alias hoax.

Pria Bawa Golok di Aksi 2 Desember Lalu Ditangkap, Bukan Meninggal
Pria Bawa Golok di Aksi 2 Desember Lalu Ditangkap, Bukan Meninggal

“Itu hoax, tidak benar itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung kepada detikcom, Minggu (4/12/2016).

Tahan mengatakan, saat ini pria yang belakangan diketahui bernama Frans Parulian (38) itu ditahan di Polres Jakarta Pusat.

“Ada di Polres, masih ditahan. Dia itu mabuk kemarin itu,” imbuh Tahan.

Baca juga: Diduga Provokator, Satu Orang Dibawa ke Mapolsek Gambir

Frans sebelumnya diamankan karena membawa senjata tajam golok di bawah flyover rel KA Gambir, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakpus, Jumat 2 Desember. Saat itu, lokasi tersebut dipenuhi oleh massa umat Islam yang menggelar aksi damai di Monas.

Tersangka menyusup ke dalam massa dan menjadi bulan-bulanan karena membawa golok. Tersangka juga diketahui meminum minuman keras saat diamankan.

Sambil mengacung-ancungkan golok di depan massa pengunjuk rasa, tersangka menyuruh massa untuk membubarkan diri. Walhasil, ia pun dikeroyok massa.

Beruntung saat itu ada aparat polisi dan TNI sehingga tersangka berhasil diamankan. Tersangka kemudian dibawa ke Polres Jakarta Pusat dan diinterogasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *